Workplace’s New Normal Standard for 2021

 

Sudahkah Kantor Anda Siap Untuk Menerapkan Standar Adaptasi Kebiasaan Baru?

Pandemi Covid-19 telah memberikan banyak dampak bagi berbagai segi kehidupan, salah satunya adalah sistem kerja di perkantoran. Di awal mula pandemi berlangsung, virus ini memiliki risiko penularan yang relatif tinggi pada klaster perkantoran. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesiapan sebagian besar perusahaan dalam aspek pengetahuan medis terlebih dari penyakit yang tergolong baru ini.

Seiring perkembangan waktu, demi menjaga stabilitas ekonomi, sebagian besar kantor mulai beroperasi; yang awalnya memberlakukan sistem Work From Home (WFH) mulai beralih atau dikombinasikan dengan sistem Work From Office (WFO). Sebelum Kolega Prodia memutuskan kembali menerapkan sistem WFO, ada beberapa standar Adaptasi Kebiasaan Baru yang perlu kita pastikan pada kantor Anda agar dapat #KerjaBersamaSehatBersama!

1. Pastikan terjadi pertukaran udara yang cukup: jika memungkinkan, pintu dan jendela dibiarkan terbuka. Beberapa sumber menyatakan bahwa penyebaran virus Covid-19 dapat terjadi melalui media aerosol, aerborne, dan droplet. Oleh sebab itu penggunaan AC sentral memiliki potensi untuk penyebaran virus Covid-19. Dengan adanya ruang dengan aliran udara yang baik, maka meminimalisir terjadinya penyebaran.

2. Batasi jumlah orang yang berada di dalam ruangan yang terbatas dan tertutup. Dalam beberapa ruangan yang tertutup, seperti ruang rapat, ruang seminar, dan ruangan lain yang harus tertutup, maka pembatasan jumlah hadirin perlu diperhatikan, terlebih perlu adanya pembatasan jarak antar orang.

3. Sediakan fasilitas sanitasi serta kebersihan, yaitu tempat mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer. Hal ini penting, agar setiap staf, klien maupun tamu masuk dan keluar dari kantor dengan kondisi risiko rendah terpapar virus Covid-19.

4. Siapkan berbagai fasilitas dengan teknologi touchless, seperti fasilitas gardu parkir, lift dan juga pintu ruangan tanpa ganggang pintu atau otomatis. Dengan menggunakan teknologi touchless, maka Kolega Prodia pun mengurangi sentuhan langsung dengan benda-benda yang dipakai secara massal.

5. Miliki alat pengukur suhu badan, seperti thermogun dan juga fasilitas disinfektan. Dengan alat ini, Kolega Prodia mengetahui kondisi suhu badan staf, klien maupun tamu yang ingin masuk ke dalam kantor serta mengurangi potensi virus yang menempel pada pakaian maupun barang yang dibawa.

6. Sosialisasikan SOP yang wajib dilakukan oleh setiap pegawai dan tamu. Sampaikan secara lisan maupun tulisan mengenai SOP tersebut, seperti area wajib masker atau face shield, menjaga jarak fisik, adanya batasan jumlah orang yang berada di dalam ruangan tertutup, dll.

7. Pastikan kantor Kolega Prodia memiliki akses layanan kesehatan seperti rumah sakit, klinik, puskesmas, dan sejenisnya. Kolega Prodia perlu memiliki rencana antisipasi jika seseorang merasa kurang sehat. Tentunya dengan Prodia OHI bisa menjadi andalan Kolega Prodia dalam hal ini.

Sumber: t.ly/oH0O dan t.ly/AeHF

Berdasarkan poin-poin di atas, Kolega Prodia tentunya makin memiliki persiapan yang lebih matang melaksanakan sistem WFO. Siapkan bersama Prodia OHI agar kita dapat #KerjaBersamaSehatBersama!