Ramadan, Waktu untuk Hidup Sehat di Bulan yang Suci

Ramadan Waktu untuk Hidup Sehat di Bulan yang Suci - Ramadan, Waktu untuk Hidup Sehat di Bulan yang Suci

Dalam aspek spiritual, Ramadan merupakanwaktu khusus untuk refleksi, perbaikan diri, dan menebar kebaikan. Dan dalam menjalankan ibadah puasa, selain menjadi pahala, Dr. Charifa Zemouri yang memperoleh gelar Ph.D. di Universitas Amsterdam tentang penyakit menular dan kesehatan masyarakat, menyatakan bahwa puasa memiliki manfaat bagi kesehatan bagi orang-orang yang menjalankannya. Berikut penjelasannya!

    1. Transisi energi. Di pagi hari, setelah selesai sahur, tubuh Anda menggunakan sebagian besar karbohidrat dari makanan sebagai sumber energi. Seiring berjalannya hari, tubuh yang aktif bergerakanmembuat pembakaran karbohidrat menjadi pembakaran lemak yang tersimpan di tubuh Anda. Puasa Ramadan bekerja dengan baik untuk menurunkan berat badan tetapi Anda harus menjaga pola makan yang sehat di malam hari, dan memastikan banyak latihan fisik.
  • Pembatasan kalori. Pola hidup sedentari kerap memotivasi masyarakat perkotaan untuk mengonsumsi lebih banyak kalori. Berkat puasa Ramadan, Anda memiliki kesempatan untuk mengurangi konsumsi kalori yang memberi tubuh kesempatan untuk detoksifikasi. Tentu Anda harus berusaha belajar mengontrol kadar gula darah, dan mencegah penambahan berat badan. Hal ini akan terwujud jika Anda mempertahankan pola makan yang sehat.
  • Mengurangi peradangan. Pengidap penyakit inflamasi seperti diabetes atau rheumatoid arthritis memiliki tingkat penanda (seperti sitokin)yang lebih tinggi di tubuh mereka. Saat berpuasa, tubuh mengurangi jumlah penanda proinflamasi ini sehingga mengurangi risiko penyakit.
  • Mengontrol gula darah. Insulin adalah hormon dalam tubuh yang mengubah gula menjadi energi untuk tubuh Anda dan mengontrol kadar gula. Tubuh yang sehat memiliki sensitivitas insulin yang tinggi, sedangkan penderita diabetes memiliki sensitivitas insulin yang rendah. Puasa meningkatkan sensitivitas insulin dan kontrol gula. Bagi orang yang terdiagnosis dengan penyakit metabolik, lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran yang dibutuhkan saat berpuasa.
  • Gigi yang lebih baik. Setiap kali kita mengunyah makanan, asam dan gula dari makanan memengaruhi email gigi. Saat berpuasa, gigi Anda beristirahat dari semua serangan asam. Mungkin Anda juga ingat, bahwa berkumur saat berwudhu membantu mencegah kekeringan mulut, jadi bilas dengan baik!
  • Kesehatan mental. Selama Ramadan, umat Muslim memiliki waktu dan kesempatan yang cukup untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat untuk makan malam dan berdoa.Tentu kesempatan ini dapat bermanfaat bagi Anda untuk memulihkan kondisi kesehatan mental atau relasi sosial, yang sedikit banyak berpengaruh juga dengan kondisi kesehatan fisik.
Baca Juga:  Waspada B3 Bahan Berbahaya dan Beracun di Tempat Kerja

Agar ibadah puasa juga memberikan dampak kesehatan bagi tubuh Anda, maka ada beberapa hal yang mungkin dapat Anda terapkan:

    • Persiapkan menu berbuka puasa yang tepat. Berbuka puasa dengan tiga buah kurma dan air memberi tubuh Anda energi instan dan dorongan hidrasi sebelum makan utama Anda. Makanan berkuah, seperti sup dapat menjadi pilihan yang tepat untuk memulai makanan utama berbuka puasa agar Anda terhidrasi. Anda dapat memilih ikan dan potongan daging yang lebih ramping sebagai lauk, serta gandum utuh atau nasi merah sebagai karbohidrat. Tetap berwaspada ya, kontrol porsi makanan Anda agar membantu pencernaan dan mencegah penambahan berat badan.
    • Buatlah sahur yang menyehatkan. Seimbangkan menu sahur Anda dengan makanan kaya nutrisi seperti oatmeal, keju, labneh, buah-buahan dan sayuran. Makanan tertentu dengan indeks glikemik rendah (GI rendah) termasuk gandum, quinoa, roti multigrain dan gandum utuh, hummus dan yoghurt adalah pilihan yang baik karena mereka melepaskan energi secara perlahan sepanjang hari. Ingat juga, minumlah air secara cukup. Anda dapat mengganti juga dengan susu, laban, dan jus segar daripada teh dan kopi akan membuat Anda tetap terhidrasi selama jam-jam puasa.
  • Tetap terhidrasi. Mengalami dehidrasi saat berpuasa adalah hal yang wajar, walaupun kadang menyebabkan sakit kepala ringan dan kurang konsentrasi. Namun, Anda dapat membantu menjaga diri tetap terhidrasi dengan minum banyak cairan di jam buka puasa – sahur. Minumlah air secara cukup atau minum teh ringan tanpa susu atau gula. Anda juga dapat menambahkan irisan lemon atau mint segar untuk membantu detoksifikasi dan membantu pencernaan. Jika Anda terbiasa meminum kopi atau minuman bersoda, cobalah untuk membatasi asupan Anda, karena jenis minuman tersebut adalah diuretik yang membuat tubuh dehidrasi.
  • Berolahraga secukupnya. Walaupun puasa membuat kita merasa dehidrasi secara dan lesu, Anda harus tetap aktif. Dengan asupan cairan yang tepat, Anda juga harus mencoba berolahraga dalam jumlah sedang. Tetap aktif selama Ramadan, membantu mengurangi kelelahan, memberi tubuh Anda kekuatan untuk terus berjalan dan merupakan kesempatan yang baik untuk menurunkan berat badan jika diperlukan. Sangat disarankan, Anda dapat berolahraga sebelum sahur atau beberapa jam setelah berbuka puasa agar mengurangi risiko dehidrasi.
  • Ambil kebiasaan sehat (dan buang yang tidak sehat). Ramadan juga merupakan kesempatan bagi Anda untuk membuang kecanduan seperti merokok atau konsumsi gula pada makanan dan minuman. Ramadan juga merupakan waktu yang tepat untuk memulai dan mempertahankan kebiasaan sehat seperti makan lebih banyak sayuran, minum lebih banyak air, dan berolahraga secara teratur.
Baca Juga:  Hak Pekerja Wanita di Indonesia

 

Semangat bagi kita semua yang menjalankan ibadah puasa! Bagi Anda yang ingin memeriksa kesehatan Anda di bulan puasa, manfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dari Prodia OHI. Beberapa jenis pemeriksaan, seperti gula darah, dapat Anda lakukan dengan jeda 10 jam setelah melakukan sahur (atau waktu terakhir Anda makan apabila tidak berpuasa). Anda juga juga dapat melakukan berbagai pemeriksaan lainnya dengan menyesuaikan ketersediaan waktu dan kondisi fisik Anda. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi kesehatan yang Anda butuhkan dan selamat menjalani ibadah puasa dengan sehat agar kita dapat #KerjaBersamaSehatBersama .

Sumber: t.ly/EUqJ t.ly/F3Fx