Penderita Diabetes: Yang Perlu Anda Perhatikan Saat Liburan

Bersama Prodia OHI, mari kita pahami cegah potensi diabetes pada masa liburan

Bagi penderita diabetes, masa liburan menjadi waktu yang menantang untuk tetap menjaga kesehatan. Terlebih jika pada masa liburan, Anda dan orang-orang terdekat merayakan dengan beragam makanan & sajian spesial yang berbeda dari hari biasa. Atau mungkin pada masa liburan, Anda cenderung lebih banyak beristirahat dan bersantai di rumah. Hal-hal tersebut tentu memengaruhi kondisi kesehatan Anda atau orang terdekat, terkhusus bagi Anda atau jika keluarga Anda terdiagnosis pra-diabetes maupun diabetes. Oleh sebab itu bersama-sama kita akan memahami hal-hal yang perlu diperhatikan penderita diabetes pada saat liburan.

Memahami Diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak memproduksi cukup insulin, atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Insulin adalah hormon yang mengatur glukosa darah. Hiperglikemia, atau disebut juga peningkatan kadar gula (glukosa) darah, adalah efek umum dari diabetes yang tidak terkontrol dan seiring waktu dapat menyebabkan kerusakan serius pada berbagai fungsi tubuh terutama sistem saraf dan pembuluh darah. Pada tahun 2021, tercatat penderita diabetes di Indonesia sebanyak 19,5 juta jiwa dengan usia 20-79 tahun.

Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2

Diabetes tipe 1 disebabkan oleh reaksi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang memproduksi insulin. Akibatnya, tubuh memproduksi sangat sedikit atau tidak ada insulin sama sekali. Sampai saat ini, diabetes tipe 1 tidak diketahui penyebab maupun cara pencegahannya, sehingga penderitanya memerlukan pemberian insulin setiap hari

Sedangkan diabetes tipe 2 adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat penurunan sekresi insulin dan/atau kerja insulin oleh sel beta pankreas (resistensi insulin).  Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan diabetes tipe 2 dan salah satu yang terbukti paling berpengaruh adalah gaya hidup. Hal ini termasuk makan makanan yang tidak sehat dan gaya hidup sedentary. Diabetes tipe 2 memengaruhi bagaimana tubuh Anda memetabolisme gula (glukosa) sebagai energi dan seringkali dapat dicegah.

Baca Juga:  Safety Sign di Lingkungan Kerja & Komponennya

Gaya Hidup yang Tidak Sehat Saat Liburan dan Diabetes

Beberapa faktor terkait gaya hidup berkontribusi untuk mencegah keterparahan diabetes tipe 2, diantaranya menjaga berat badan ideal, tetap aktif secara fisik, makan makanan yang sehat, dan menghindari penggunaan tembakau. Bagi beberapa orang, kondisi liburan sering diasosiasikan dengan memanjakan diri, mulai dari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak, gula dan garam yang tinggi, serta mengabaikan rutinitas olahraga teratur. Hal ini tentu berpengaruh bagi penderita diabetes tipe 2 dalam mengendalikan kondisi kesehatannya.

Strategi Mengelola Diabetes Saat Liburan

Terlepas dari segala tantangannya, Anda dapat mengelola diabetes secara efektif selama liburan dengan tetap melakukan olahraga secara rutin dan mengonsumsi pilihan makan yang sehat. Berikut ini adalah beberapa strategi yang dapat Anda lakukan:

Kontrol berat badan Anda karena berat badan berlebih adalah penyebab utama diabetes tipe 2. Kelebihan berat badan meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2 tujuh kali lipat. Obesitas membuat Anda 20 hingga 40 kali lebih mungkin terkena diabetes daripada seseorang dengan berat badan ideal. Menurunkan berat badan dapat membantu pengelolaan diabetes jika berat badan Anda saat ini berada di tingkat overweight atau obesitas. 

Aktiflah bergerak karena gaya hidup sedentary meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Melatih otot dan olahraga secara berkala dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin dan menyerap glukosa. Gunakan sebagian waktu bersantai Anda untuk berolahraga ringan seperti jogging, bersepeda atau berenang. Penelitian menunjukkan bahwa berjalan cepat selama setengah jam setiap hari mengurangi risiko pengembangan diabetes tipe 2 sebesar 30%. 

Baca Juga:  Food Safety dalam Industri F&B

Pilihan makanan sehat karena mempertahankan diet seimbang sangat penting untuk mengelola diabetes. Selama musim liburan, ini berarti mempraktikkan kontrol porsi dan memilih pilihan yang lebih sehat, bahkan saat dihadapkan dengan makanan liburan yang menggoda. Beberapa tips dari rekan-rekan penderita diabetes tipe 2 yang dapat anda terapkan, antara lain:

  • Masak Sajian Liburan. Saat Anda memasak sendiri sajian untuk liburan atau hari raya, Anda dapat memastikan makanan yang tersaji sehat dan aman untuk semua orang.
  • Persiapkan sebelum acara liburan. Sebelum pergi ke pesta atau bersilaturahmi, Anda dapat membawa makanan yang bisa Anda makan atau memastikan tuan rumah mengetahui kebutuhan & kondisi Anda. Cara lainnya adalah makan sebelum berangkat, sehingga menghambat keinginan untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat.
  • Menjaga tetap Happy saat bepergian. Pastikan untuk meminimalisir stress saat bepergian. Anda dapat membawa camilan dan makanan yang membuat Anda bahagia tetapi dalam porsi yang sesuai, sehingga tujuan kesehatan tetap tercapai. Atau saat mengantre di bandara atau tempat umum, alih-alih membeli camilan tidak sehat, Anda dapat mendengarkan musik atau podcast favorit.
  • Ciptakan tradisi baru yang sehat. Dukungan keluarga berperan penting dalam pengelolaan diabetes, karena itu mengadopsi kebiasaan baru yang sehat dalam keluarga dapat menjadi langkah awal yang baik. Anda dapat menyiapkan dessert atau camilan dalam porsi perorangan (porsi kecil), sehingga seluruh keluarga tetap mendapatkan porsi yang sama dan tetap menjaga kesehatan. Sediakan waktu khusus untuk berolahraga bersama seluruh anggota keluarga misal dengan bersepeda bersama atau jalan kaki. Anda juga bisa membatasi jenis makanan yang dibelanjakan, sehingga makanan yang ada di rumah adalah makanan yang aman bagi penderita diabetes, contohnya memperbanyak buah dan sayur atau hanya membeli camilan rendah gula.
Baca Juga:  Kebijakan Bagi Karyawan yang Mengandung di Masa Pandemi

Pahami peran obat dalam manajemen diabetes sesuai rekomendasi dokter. Di luar modifikasi gaya hidup, pengobatan sering memainkan peran penting dalam pengelolaan diabetes. Bagi penderita diabetes tipe 1, suntikan insulin diperlukan untuk bertahan hidup. Di sisi lain, penderita diabetes tipe 2 mungkin memerlukan pengobatan untuk mengatur kadar gula darahnya, terutama bila perubahan gaya hidup tidak cukup.

Kontak darurat dan konsultasi dokter. List kontak dokter dan layanan kesehatan yang dapat dihubungi yang terdekat dengan lokasi liburan Anda. Sehingga jika ada kondisi khusus, perlu konsultasi atau resep obat baru, Anda tidak kebingungan lagi. Akan lebih baik jika sebelum bepergian atau liburan Anda dan keluarga melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, untuk memastikan tubuh Anda dalam kondisi fit dan kadar gula darah terkontrol. Hal ini juga membuat Anda keluarga lebih tenang saat pergi liburan.

Kesimpulannya, mengelola diabetes selama musim liburan bisa menjadi tantangan yang signifikan, tetapi bukan tidak dapat diatasi. Dengan keseimbangan yang hati-hati dari kebiasaan gaya hidup sehat, manajemen pengobatan (bila perlu), dan manajemen stres, penderita diabetes dapat menikmati musim liburan tanpa mengorbankan kesehatan mereka. Ingat, mengendalikan kesehatan Anda tidak berarti melewatkan kegembiraan musim liburan; ini tentang membuat pilihan cerdas dan menemukan keseimbangan yang cocok untuk Anda.

Wujudkan semangat #KerjaBersamaSehatBersama dengan menerapkan gaya hidup sehat baik saat bekerja maupun liburan. Lakukan juga pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit sedini mungkin bersama Prodia OHC.