Mengenal Berbagai Aspek Gizi dan Perannya

Dengan Mengenal Berbagai Aspek Gizi dan Perannya Maka Membantu Anda dari berbagai Risiko Kesehatan Akibat Kurang Seimbangnya Gizi

Gizi menjadi peran penting dalam kesehatan dan kesejahteraan kita secara keseluruhan. Dalam tubuh kita terjadi, proses di mana zat dalam makanan diubah menjadi jaringan tubuh dan menyediakani sumber energi untuk beraktifitas. Oleh karena itu, asupan gizi harus diperhatikan kualitas dan kuantitasnya. Untuk memenuhi aspek kualitas dan kuantitas tersebut pastikan setiap makanan yang dikonsumsi harus beragam komoditasnya, bernilai gizi yang baik bagi kesehatan tubuh, seimbang yaitu sesuai dengan kebutuhan tubuh, dan aman dari cemaran yang berpotensi menggangu kesehatan.

Lalu apa saja yang terdiri dari gizi dan bagaimana kita bisa memastikan gizi seimbang? Bersama-sama kita akan pahami pentingnya keseimbangan gizi

Aspek Gizi

Dalam pengelompokannya, gizi terbagi menjadi makronutrien, mikronutrien dan air dengan penjelasan sebagai berikut:

Makronutrien

Makronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh kita dalam jumlah yang relatif besar, meliputi protein, karbohidrat, dan lemak. Secara fungsi, kelompok makronutrien menyediakan bahan mentah untuk pembangunan dan pemeliharaan jaringan serta bahan bakar untuk menjalankan berbagai aktivitas fisiologis dan metabolisme yang menopang kehidupan.

Mikronutrien

Di sisi lain, mikronutrien dibutuhkan dalam jumlah yang lebih kecil tetapi tetap penting untuk fungsi tubuh yang baik. Ini termasuk vitamin dan mineral. Mikronutrien, bukanlah sumber energi itu sendiri tetapi memfasilitasi proses metabolisme di seluruh tubuh.

Air

Kategori gizi terakhir adalah air, yang menyediakan media di mana semua proses metabolisme tubuh terjadi.

Peran Masing-Masing Gizi

Setiap aspek gizi memiliki perannya masing-masing, di mana tidak ada satu yang lebih baik dibandingkan yang lain, ataupun harus ada yang aspek gizi yang dihilangkan. Setiap gizi perlu diatur secara seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita. Berikut adalah peran dari masing-masing gizi.

Baca Juga:  RETURN TO WORK PASKA COVID DAN ASPEK PERLINDUNGAN PADA PEKERJA MELALUI VAKSINASI

Protein

Protein terdiri dari asam amino, yang merupakan senyawa organik yang terjadi secara alami. Terdapat 20 asam amino dan beberapa di antaranya penting, artinya Kolega Prodia perlu mendapatkannya dari makanan. 

Beberapa makanan menyediakan protein lengkap, yang artinya mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Makanan lain mengandung berbagai kombinasi asam amino. Sebagian besar makanan nabati tidak mengandung protein lengkap, jadi Kolega Prodia yang mengikuti pola makan vegan perlu mengonsumsi berbagai makanan sepanjang hari yang menyediakan asam amino esensial.

Sumber protein dapat ditemukan pada daging, ikan, telur, produk susu, dan kacang-kacangan.

Karbohidrat

Gula, pati, dan serat adalah jenis karbohidrat. Gula adalah karbohidrat sederhana. Gula umumnya dapat memberikan energi yang cepat, tetapi tidak membuat kita merasa kenyang. Mengonsumsi gula dalam kadar lebih juga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang dapat menyebabkan bahaya bagi kesehatan tubuh seperti diabetes tipe 2 dan komplikasinya.

Serat juga merupakan karbohidrat. Tubuh memecah beberapa jenis serat dan menggunakannya untuk energi; yang lain mengalami proses metabolisme oleh bakteri usus, sementara jenis lainnya melewati tubuh. Serat dan pati yang tidak diolah adalah karbohidrat kompleks. Tubuh membutuhkan waktu untuk memecah dan menyerap karbohidrat kompleks. Setelah mengonsumsi serat, kita akan merasa kenyang lebih lama. 

Selain pada nasi, karbohidrat dapat ditemukan pada biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.

Lemak

Lemak memiliki peran penting untuk:

  • sendi pelumas
  • membantu organ menghasilkan hormon
  • memungkinkan tubuh untuk menyerap vitamin tertentu
  • mengurangi peradangan
  • menjaga kesehatan otak
Baca Juga:  Apa Yang Dunia Usaha Bisa Lakukan Untuk Membantu Kesejahteraan Mental Pekerja?

Namun perlu diperhatikan bahwa terlalu banyak lemak dapat menyebabkan obesitas, kolesterol tinggi, penyakit hati, dan masalah kesehatan lainnya. Maka dari itu penting untuk pahami  jenis lemak yang dimakan. Lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun, lebih menyehatkan daripada lemak jenuh, yang cenderung berasal dari hewan.

Lemak sehat dapat ditemukan dalam makanan seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan.

Vitamin dan Mineral

Vitamin sangat penting untuk berbagai fungsi tubuh, termasuk dukungan kekebalan tubuh, kesehatan tulang, dan produksi energi.

Vitamin dapat berupa:

  • Vitamin larut air. Kita perlu mengonsumsi vitamin yang larut dalam air secara teratur karena tubuh membuangnya lebih cepat, dan tidak dapat menyimpannya dengan mudah. Vitamin yang larut dalam air berupa delapan vitamin B dan vitamin C.
  • Vitamin yang larut dalam lemak. Tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak melalui usus dengan bantuan lemak (lipid). Tubuh dapat menyimpannya dan tidak membuangnya dengan cepat. Bagi Kolega Prodia yang menjalani diet rendah lemak berisiko tidak dapat menyerap cukup vitamin ini dan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Vitamin yang larut dalam lemak berupa vitamin A, D, E, dan K.

Tubuh kita juga membutuhkan mineral, seperti: 

  • Zat besi, yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh serta berperan dalam membentuk jaringan ikat dan hormon
  • Kalium, yaitu elektrolit yang memungkinkan ginjal, jantung, otot, dan saraf bekerja dengan baik
  • Natrium, yaitu elektrolit yang mempertahankan fungsi saraf dan otot serta mengatur kadar cairan dalam tubuh
  • Kalsium, memiliki fungsi membentuk tulang dan gigi serta mendukung sistem saraf, kesehatan jantung, dan fungsi lainnya
  • Fosfor, berkontribusi pada kesehatan tulang dan gigi
  • Magnesium, berkontribusi dalam sistem otot dan saraf, mengatur tekanan darah dan kadar gula darah, serta memungkinkan tubuh memproduksi protein, tulang, dan DNA
  • Seng, berperan dalam kesehatan sel tubuh, sistem kekebalan tubuh, penyembuhan luka, dan pembentukan protein
  • Mangan, berperan dalam pembekuan darah, dan mendukung sistem kekebalan tubuh
  • Tembaga, berfungsi membantu tubuh menghasilkan energi dan menghasilkan jaringan ikat dan pembuluh darah
  • Selenium, yaitu mineral yang terdiri dari lebih dari 24 selenoprotein, dan memainkan peran penting dalam kesehatan reproduksi dan tiroid. Sebagai antioksidan juga dapat mencegah kerusakan sel.
Baca Juga:  Mengatasi Heat Stress di Lingkungan Kerja: Strategi dan Solusi

Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu semuanya kaya akan berbagai vitamin dan mineral.

Manfaat Gizi Seimbang

Dengan pola makan yang seimbang, yaitu dengan menyediakan setiap aspek gizi penting dalam jumlah yang cukup, adalah kunci untuk mencapai kesehatan yang optimal. Hasilnya, Anda dapat membantu mencegah penyakit kronis, menjaga berat badan yang sehat, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Mengonsumsi makanan seimbang di tempat kerja juga memilik dampak signifikan pada kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Makanan bergizi yang cukup dapat meningkatkan konsentrasi dan fungsi kognitif, sehingga meningkatkan kemampuan pekerja untuk tampil di tempat kerja. 

Baca selengkapnya mengenai kelengkapan gizi bagi pekerja

Kesimpulan

Kesimpulannya, memahami pentingnya keseimbangan gizi dan memasukkan berbagai makanan kaya gizi ke dalam makanan kita dapat sangat membantu dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Dapatkan informasi kesehatan kerja lainnya melalui www.prodiaohi.co.id