Tentang Kami

Pada tanggal 10 Oktober 2017 bertempat di Prodia Tower lantai 9, Jakarta Pusat diadakan penandatanganan MoU PT. Prodia OHI International dengan PT. Embrio Biotekindo.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bapak Andi Wijaya, Ph.D.,MBA selaku Komisaris Utama PT. Prodia OHI International dan Bapak Prof. DR. F.G. Winarno selaku Founder PT. Embrio Biotekindo.

PT. Embrio Biotekindo adalah perusahan yang bergerak dibidang laboratorium penjaminan mutu pangan dan keamanan pangan. Sedangkan PT. Prodia OHI International adalah perusahaan yang bergerak dibidang layanan kesehatan kerja dan kedokteran okupasi. Berdua Embrio dan Prodia OHI bersinergi menjadi laboratorium pangan dengan mengedepankan aspek-aspek kesehatan kerja, dan membuka cabang pertamanya di Sanur, Bali.

Manfaat Pemeriksaan

  • Deteksi Food Borne Illness (Penyakit yang disebabkan oleh makanan)
  • Mengetahui kandungan bahan tambahan yang terdapat pada makanan apakah sudah memenuhi persyaratan
  • Memastikan kualitas pangan terhadap cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Tentang Kami

Pada tanggal 10 Oktober 2017 bertempat di Prodia Tower lantai 9, Jakarta Pusat diadakan penandatanganan MoU PT. Prodia OHI International dengan PT. Embrio Biotekindo.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bapak Andi Wijaya, Ph.D.,MBA selaku Komisaris Utama PT. Prodia OHI International dan Bapak Prof. DR. F.G. Winarno selaku Founder PT. Embrio Biotekindo.

PT. Embrio Biotekindo adalah perusahan yang bergerak dibidang laboratorium penjaminan mutu pangan dan keamanan pangan. Sedangkan PT. Prodia OHI International adalah perusahaan yang bergerak dibidang layanan kesehatan kerja dan kedokteran okupasi. Berdua Embrio dan Prodia OHI bersinergi menjadi laboratorium pangan dengan mengedepankan aspek-aspek kesehatan kerja, dan membuka cabang pertamanya di Sanur, Bali.

Manfaat Pemeriksaan

  • Deteksi Food Borne Illness (Penyakit yang disebabkan oleh makanan)
  • Mengetahui kandungan bahan tambahan yang terdapat pada makanan apakah sudah memenuhi persyaratan
  • Memastikan kualitas pangan terhadap cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Layanan

Mbrio-Prodia OHI Food Health Laboratory memiliki 2 layanan utama untuk melakukan pemeriksaan mikrobiologi dan pemeriksaan kimia :

Microbiologi

TPC (Total Plate Count) ISO 4833:2013 (pour plate)

Fungsi pemeriksaan TPC adalah untuk menunjukkan jumlah mikroba dalam suatu produk, dan bermanfaat untuk menunjukkan kualitas, kontaminasi, dan status higienitas produk pada saat proses produksi. Pemeriksaan ini menggunakan metode ISO 4833-1: 2013 Metode ini berlaku untuk pemeriksaan antara lain:

  1. Pasta, mi dan produk sejenis
  2. Daging, daging unggas dan olahannya
  3. Ikan dan produk perikanan,dll

Yeast and Mold ISO 21527 (spread plate)

Pemeriksaan ini menggunakan metode ISO 21527-2: 2008 dan digunakan untuk produk dengan kandungan air kurang dari atau sama dengan 0,95 diantaranya :

  1. Sari buah
  2. Pemanis termasuk madu
  3. Roti dan Produk bakeri
  4. Kue beras dan olahannya, dll

Kolifom

Merupakan mikroba indikator, keberadaannya mengindikasikan adanya bakteri patogen lain.
Pemeriksaan koliform menggunakan metode ISO 4832 :2006 (pour plate) yaitu dengan cara teknik menghitung koloni setelah diinkubasi pada media padat pada suhu 30° C atau pada 37° C dengan bahan pangan yang sering dilakukan pemeriksaan antara lain :

  1. Buah dan sayuran kering
  2. Acar dan sayuran asin
  3. Air minum dalam kemasan
  4. Pasta, mi dan produk sejenis, dll.

E.Coli

Strain patogen E.Coli dapat mengakibatkan kasus diare berat karena endotoksin yang dihasilkannya.
Pemeriksaan ini menggunakan metode ISO 7251:2005 Most Probable Number (MPN), dengan bahan pangan yang sering dilakukan pemeriksaan e.coli antara lain :

  1. Buah dan sayuran segar
  2. Produk bakeri
  3. Pasta, mi dan produk sejenis
  4. Daging, daging unggas dan olahannya, dll

Kimia

Pemeriksaan kimia yang dapat dilakukan di Mbrio-Prodia OHI Food Health Laboratory antara lain :

  • Heavy Metal

  • Food Additive

  • Forbidden Material