Medical Surveillance

Setiap pekerja berhadapan dengan berbagai bahaya potensial di tempat kerja. Hal ini dikarenakan tidak ada lingkungan kerja yang benar-benar aman dan terbebas dari potensi bahaya yang mengancam, baik terhadap kesehatan maupun terhadap keselamatan pekerja. Sebagai akibatnya, pekerja rentan terhadap penyakit akibat kerja dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Penyakit akibat kerja dan gangguan kesehatan lainnya mempunyai implikasi tidak hanya pada pekerja yang terkena, tetapi juga akan berpengaruh pada kehidupan keluarga, komunitas, dan produktivitas kerjanya bagi perusahaan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pekerja adalah aset terbesar dari perusahaan dan kesehatan pekerja harus terjamin dan terpelihara dengan baik untuk menunjang kinerja perusahaan dengan memberikan layanan kesehatan kerja yang komprehensif dan berkesinambungan.

Layanan surveilans kesehatan dilakukan berupa pemeriksaan kesehatan pekerja, calon pekerja, dan pemeriksaan kesehatan khusus yang berbasis okupasi

Berikut Kegiatan Medical Surveillance

  • Pemeriksaan Kesehatan Calon Pekerja
  • Pemeriksaan Kesehatan Pekerja
  • Pemeriksaan Kesehatan Khusus
  • Hak dan Kewajiban Pekerja

Apa saja yang perlu diperiksa?
Dalam pemeriksaan kesehatan berkala wajib dilakukan pemeriksaan yang sesuai dengan kebutuhan pekerja. Pemeriksaan tersebut secara umum akan meliputi:
1. Pemeriksaan Non Laboratorium

  • Pemeriksaan fisik
  • Rontgen toraks & ILO Radiograph
  • EKG
  • Audiometri
  • Spirometri

2. Pemeriksaan Laboratorium

  • Pemeriksaan darah lengkap
  • Pemeriksaan urin lengkap
  • Pemeriksaan enzim fungsi hati
  • Pemeriksaan fungsi ginjal
  • Pemeriksaan gula darah

Pemeriksaan Pekerja


Pemeriksaan Kesehatan Calon Pekerja

Merupakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh dokter sebelum seorang tenaga kerja diterima untuk melakukan pekerjaannya. Tujuannya untuk memastikan bahwa calon tenaga kerja berada dalam kondisi kesehatan yang baik yang tidak berpotensi untuk membahayakan diri sendiri, rekan sekerja, dan lingkungan kerjanya serta memiliki kapasitas yang dibutuhkan dalam pekerjaannya sehingga keselamatan dan kesehatannya selama bekerja akan terjamin.

Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

Merupakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh dokter pada waktu-waktu tertentu terhadap tenaga kerja. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin setiap gangguan kesehatan yang terjadi yang berpotensi menjadi gangguan kesehatan dan berhubungan dengan pajanan bahaya kesehatan di tempat kerja.

Pemeriksaan Kesehatan Khusus

Merupakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh dokter secara khusus berdasarkan riwayat penyakit dan atau status kesehatan pekerja pada saat tertentu.

Hak dan Kewajiban Pekerja

Pekerja berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkala sekurangnya setahun sekali sesuai dengan pajanan di tempat kerjanya sesuai dengan perundangan yang berlaku. Namun pekerja juga berkewajiban untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala karena pekerja harus mempertahankan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya agar produktivitas kerjanya dapat terjaga