Latar Belakang

prodia

Pekerja merupakan mitra kerja perusahaan yang sangat penting dalam proses produksi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya, menjamin kelangsungan perusahaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Lokasi kerja, sikap dan kebiasaan pekerja saat bekerja sangat berperan dalam menentukan kesehatan dan keselamatan pekerja. Kondisi area kerja yang memiliki bahaya potensial terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja bila tidak ditangani dan dikelola dengan baik dapat mengakibatkan penurunan kinerja dan produktivitas perusahaan. Beberapa bahaya potensial yang ada di area kerja bisa berupa bahaya fisik (misalnya bising, panas, dingin, getaran, radiasi, dan debu); kimia (logam berat seperti Pb, Hg, Cu; pelarut organik seperti benzena, toluena, xilena); biologi (bakteri, jamur, dan virus); ergonomi yang dikenal juga dengan posisi kerja, dan psikososial (seperti stres akibat kerja).

Pengelolaan serta pengendalian bahaya potensial di tempat kerja agar tidak mengakibatkan gangguan kesehatan serta keselamatan pekerja, harus dilakukan secara komprehensif dan terus-menerus sehingga dapat menjamin kesehatan pekerja tetap terjaga dengan baik serta agar sehat hingga pekerja memasuki masa pensiun.

Perusahaan harus menerapkan budaya kesehatan dan keselamatan kerja agar pekerja dapat terhindar dari faktor risiko terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK). Penyakit akibat kerja dan penyakit pada kelompok usia kerja mempunyai implikasi yang terjadi tidak hanya pada orang yang terkena, tetapi juga dapat berpengaruh pada kehidupan keluarga, komunitas perusahaan dan masyarakat, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas suatu bangsa. Untuk itu diperlukan suatu upaya tata laksana yang baik dalam menangani hal tersebut.

 Sebagai upaya untuk ikut serta dalam pencegahan dan penatalaksanaan penyakit tersebut, serta selaras dengan pengembangan bisnis dan layanan Prodia, pada tahun 2008 berdiri Prodia Occupational Health Institute (PT. Prodia OHI International), yaitu suatu unit usaha baru dari Prodia yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan kerja dan kedokteran okupasi. Dengan memperhatikan aspek kesehatan kerja, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di Prodia OHI dilakukan dengan berprinsip pada keilmuan di bidang kedokteran okupasi, didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan berpengalaman di bidangnya serta peralatan pemeriksaan dan laboratorium yang berkualitas.

Sebagai salah satu anak perusahaan dari Prodia Group, saat ini Prodia OHI telah memiliki 2 (dua) klinik kedokteran okupasi yang berlokasi di Jakarta dan Cikarang, serta 1 (satu) labororatorium kesehatan dan lingkungan kedokteran okupasi yang berlokasi di Jakarta. Layanan yang diberikan oleh Prodia OHI juga didukung oleh sarana dan prasarana serta jaringan Laboratorium Klinik Prodia yang saat ini ada lebih dari 110 cabang di Indonesia dan telah terbukti sebagai laboratorium terbesar di Indonesia dengan kualitas hasil pemeriksaan yang terbaik dan terpercaya.